CIMAHI – Presiden Prabowo Subianto menyebut negara yang berhasil adalah negara yang adil, hidup damai, dan tidak membiarkan rakyatnya kelaparan. Menurut dia, kunci untuk mencapai semua itu adalah pendidikan yang dimulai sejak dini.
Prabowo menyampaikannya saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026). Pidato itu ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden sehari kemudian, Sabtu (31/10/2026).
Sekolah berasrama itu selama ini dikenal lewat kampus utamanya di Magelang, Jawa Tengah, yang berdiri sejak 1990.
Dalam pidatonya, Prabowo merumuskan ukuran keberhasilan sebuah negara dalam tiga hal.
“Negara yang berhasil adalah negara yang tidak ada rakyatnya yang lapar, negara yang berhasil adalah negara di mana ada keadilan. Negara yang berhasil adalah negara yang hidup dalam keadaan damai,” ujar Prabowo.
Ia menambahkan, kemerdekaan sebuah negara juga punya dua ukuran. Negara itu bebas dari ketergantungan pada bangsa lain, sekaligus mampu memberi kehidupan yang baik bagi seluruh rakyatnya.
Prabowo menyebut semua itu sebagai cita-cita para pendiri bangsa Indonesia. Ia juga yakin tidak ada orang tua yang ingin anaknya gagal dalam hidup.
“Apa pun agama kita, apa pun suku kita, apa pun ras kita, apa pun latar belakang kita, setiap orang tua menginginkan anak-anaknya hidup dengan baik,” tegasnya.
Kunci Negara yang Berhasil Ada di Pendidikan
Prabowo menilai keberhasilan pembangunan sebuah negara bertumpu pada pendidikan. Pendidikan yang baik, kata dia, membutuhkan guru-guru hebat.
Namun, guru hebat tidak datang dengan sendirinya. Menurut Prabowo, negara perlu berani mengeluarkan investasi besar untuk mendapatkannya.
Ia lalu merinci bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Prosesnya dimulai jauh sebelum anak masuk sekolah, melibatkan peran orang tua, lalu berlanjut dari usia dini hingga jenjang sekolah lanjutan.
“Pendidikan dari sangat awal, pendidikan dari sebelum lahir, pendidikan orang tua, pendidikan usia dini, pendidikan taman kanak-kanak, pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah lanjutan dan seterusnya. Pendidikan ada yang formal, ada yang informal. Kunci daripada negara yang berhasil adalah pendidikan,” kata Prabowo.