TIBET – Wilayah Daerah Otonom Tibet di China, yang berbatasan langsung dengan negara Nepal, dilaporkan kembali diguncang gempa bumi pada Selasa (8/9/2026).

Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) mencatat bahwa guncangan tersebut bertitik pusat di kedalaman 35 kilometer di bawah permukaan bumi.

Pada mulanya, otoritas seismologi mengumumkan kekuatan gempa berada di angka magnitudo 5,3. Namun, melalui pembaruan data dan analisis terkini, para ahli telah merevisi skala kekuatan lindu tersebut menjadi magnitudo 4,9.

Berdasarkan pemetaan koordinat episentrum, pusat gempa diidentifikasi berada pada radius sekitar 104 kilometer di sebelah utara Kota Pokhara, Nepal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi atau laporan resmi terkait jatuhnya korban jiwa maupun rincian kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh peristiwa alam tersebut.

Pihak berwenang setempat diperkirakan masih terus melakukan pemantauan situasi di wilayah terdampak.

Kilas Balik Tragedi Agustus

Kawasan perbatasan antara China dan Nepal ini tercatat memiliki riwayat kerawanan bencana yang cukup fatal belakangan ini.

Sebelumnya, tepatnya pada 26 Agustus lalu, sebuah aktivitas seismik di area perbatasan yang sama telah memicu keruntuhan bongkahan gletser raksasa.

Insiden tersebut secara berantai memicu bencana banjir bandang dahsyat yang menyapu kawasan sekitarnya. Tragedi mematikan itu dilaporkan telah merenggut nyawa lebih dari 1.300 orang.

Sumber: ANTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *