JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan, Partai Demokrat tidak pernah melakukan aksi kerusuhan ketika berada di luar pemerintahan. Ia juga mengaku selalu menerima kekalahan meski empat kali kalah dalam pemilihan presiden.
“Dikatakan Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Bicara kan harus halus. Pernah di puncak, pernah tidak di puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak, tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci-maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar,” ujar Prabowo dalam HUT ke-25 Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.
“Saya waktu empat kali tidak menang saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan terima kasih atas dukungan Partai Demokrat sejak Pilpres 2019 dan 2024. Bahkan, Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut turun gunung.
“Turun lapangan, turun bersama-sama berkampanye, karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengisahkan bahwa dirinya dan SBY sama-sama pernah menjadi jenderal TNI. Ia mengaku dibina dan diajarkan sebagai tentara rakyat sejak kecil, serta berjuang untuk rakyat.
“Jadi kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat dan kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik, kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi,” kata Prabowo.
“Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat mendapat mandat. Demikian juga saya. Kalau nyontek yang baik boleh. Saya juga bikin partai, maju ke rakyat minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga,” imbuhnya.
Prabowo menambahkan, SBY merupakan taruna Akademi Militer (Akmil) terbaik. Mereka merupakan teman satu angkatan di Akmil tahun 1970.
“Saya satu angkatan dengan Pak SBY di Akmil. Masuknya satu angkatan. Keluarnya angkatan di bawahnya,” ujar Prabowo.
“Memang dari awal sudah kelihatan bahwa Pak SBY memang taruna yang terbaik. Tapi Prabowo Subianto taruna yang bisa diperbaiki,” sambungnya.
Karena itu, Prabowo mengaku senang diundang dalam acara ulang tahun Partai Demokrat yang sekaligus merayakan ulang tahun SBY yang ke-77.
“Atas kehormatan yang diberikan kepada saya dapat hadir di sini, di tengah-tengah Partai Demokrat yang merayakan ultah ke-25, dan sekaligus ultah ke-77 penggagas, pendiri Partai Demokrat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono,” imbuh Prabowo.