JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengingatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), serta seluruh instansi pemerintah agar tetap netral menjelang pemilihan umum.
“TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral, termasuk dalam setiap pemilu. Mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua,” kata AHY saat berpidato dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu.
Menurut AHY, pemilu menjadi salah satu momen penting bagi masyarakat untuk menggunakan hak demokrasinya. Hak tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan secara maksimal agar rakyat dapat memilih pemimpin tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Dalam konteks itu, AHY menekankan peran aparat keamanan dan aparatur negara untuk menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.
“Fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan politik praktis,” ujar AHY.
Ia kembali mengingatkan seluruh instansi pemerintah untuk menjaga marwah pemilu agar masyarakat bebas menentukan pemimpin Indonesia di masa depan.
“Siapa pun yang menang harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat, dan siapa pun yang kalah harus menghormati kehendak rakyat,” tutupnya.
Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat digelar di Gedung DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, AHY dijadwalkan menyampaikan pidato politik selama 30 menit.
Sejumlah petinggi partai hadir, di antaranya Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K. Harman, serta Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan.