Hendri Satrio: Kepuasan Publik Pada Pemerintah Membaik karena Ada Menteri yang Bekerja Luar Biasa

Pengamat politik Hendri Satrio menanggapi survei kepuasan publik Prabowo yang mencapai 65,2 persen
Analis komunikasi politik Hendri Satrio dalam diskusi publik bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Apa Kabar Ketahanan Pangan?” yang digelar Lembaga Survei KedaiKOPI di Jakarta, Sabtu (11/10/2025). (Dok. Lembaga Survei KedaiKOPI)

JAKARTA – Pengamat politik Hendri Satrio menilai membaiknya kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak lepas dari kinerja sejumlah menteri. Menurut dia, ada menteri yang bekerja dengan baik sekaligus punya loyalitas tinggi kepada Presiden dan program-programnya.

Hendri menyampaikan penilaian itu untuk menanggapi hasil survei terbaru yang mencatat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo mencapai 65,2 persen. Survei tersebut dirilis menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada Selasa (20/10/2026).

“Jadi kepuasan pemerintahan itu membaik karena ada menteri yang memang bekerja secara luar biasa, bekerja dengan baik, dan punya loyalitas tinggi kepada Presiden dan program-program Presiden,” ujar Hendri kepada wartawan, Senin (19/10/2026).

Akademisi Universitas Paramadina yang akrab disapa Hensa itu lalu menyebut beberapa nama yang menurutnya layak dijadikan contoh.

“Jadi menteri-menteri seperti Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Menkum Supratman Andi Agtas, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Nah, itu tuh contoh-contohnya,” kata Hensa.

Kepuasan pemerintah membaik

Hensa menyambut baik angka kepuasan tersebut. Ia menilai capaian itu sebagai sinyal positif bagi pemerintah yang sedang berbenah.

“Wah bagus itu, hehehe. Memang sih ada beberapa perubahan yang dilakukan, dan tentunya hasil kepuasan 60-an persen itu jauh lebih baik dibandingkan hasil lembaga survei lainnya. Dan ini merupakan sinyal positif juga buat pemerintahan yang sedang melakukan pembenahan,” tutur Hensa.

Meski begitu, Hensa mengingatkan bahwa kinerja baik sejumlah menteri belum cukup untuk membuat kepuasan publik ideal. Menurut dia, pemerintah masih punya pekerjaan untuk diperbaiki menjelang tahun ketiga.

“Dua tahun pemerintahan dengan kepuasan di angka 60-an persen tentunya masih kurang memuaskan bagi pemerintah. Setelah 20 Oktober ini, perjalanan menuju tahun ketiga harusnya bisa diperbaiki lagi,” ucapnya.

Hensa juga mencatat sejumlah sektor yang menurutnya masih perlu dikejar, terutama yang berkaitan dengan tata kelola dan keselamatan warga.

“Perubahan-perubahan yang dilakukan pemerintah harus diapresiasi. Tapi masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti pemberantasan korupsi, penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta program Makan Bergizi Gratis yang harusnya nihil dari kasus keracunan,” kata Hensa.

Ia berharap hasil survei terbaru ini menjadi awal dari tren yang terus membaik.

“Ini kan hasil terakhir lembaga survei ya, sebelum-sebelumnya kan selalu di bawah 50 persen. Artinya, semoga kinerja pemerintahan ini memang membaik dan terus membaik,” pungkas Hensa.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *