JAKARTA – Ikatan Alumni SMA Negeri 37 Jakarta (IKASMAN 37) menggelar bakti sosial pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis di SMAN 37 Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan itu digelar bersama Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307B1 dan Ikatan Alumni SMAN 37 Angkatan 1990 (IKA3790) untuk memperingati World Sight Day atau Hari Penglihatan Sedunia 2026.

Ketua Umum IKASMAN 37 Komjen Pol Boy Rafli Amar mengapresiasi kerja sama tersebut karena manfaatnya langsung dirasakan keluarga besar SMAN 37 Jakarta.

Menurut Boy, ikatan alumni semestinya juga menjadi kekuatan bersama yang bisa menolong sesama, di luar fungsinya sebagai wadah silaturahmi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian lintas generasi, di mana para alumni dapat terus berkontribusi bagi almamater, sekaligus saling mendukung dalam meningkatkan kualitas hidup. Inilah makna kebersamaan yang ingin terus kami bangun melalui IKASMAN 37,” kata Boy.

Ia juga mengaitkan kesehatan mata dengan kegiatan belajar di sekolah.

“Kesehatan mata merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar dan kualitas hidup. Kami berharap para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal, sekaligus memberikan manfaat bagi para guru dan alumni. Inilah salah satu bentuk komitmen IKASMAN 37 untuk terus hadir dan berkontribusi bagi almamater,” ujarnya.

Boy berharap IKASMAN 37 bisa menggandeng lebih banyak pihak agar makin aktif di bidang sosial, pendidikan, dan kemanusiaan.

Gubernur Distrik Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307B1 Eddy Lie mengatakan, kesehatan penglihatan menjadi salah satu fokus pelayanan kemanusiaan Lions Indonesia. Organisasi ini bagian dari jaringan Lions Clubs International.

“Melalui peringatan World Sight Day, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan mata secara berkala. Deteksi dini gangguan penglihatan, khususnya pada anak usia sekolah, sangat penting agar dapat segera dilakukan koreksi yang tepat sehingga tidak menghambat proses belajar maupun aktivitas sehari-hari,” ungkap Eddy.

Ketua Panitia Arif Wibowo, alumni SMAN 37 Jakarta angkatan 1990, menjelaskan bahwa bakti sosial ini memang dirancang untuk melayani siswa, guru, dan alumni sekolah tersebut.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi para peserta. Selain pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi siswa yang membutuhkan, kami juga menyediakan kacamata baca plus secara gratis bagi alumni SMAN 37. Harapannya, layanan sederhana namun bermanfaat ini dapat membantu menunjang kenyamanan belajar, bekerja, maupun beraktivitas sehari-hari,” jelas Arif.

Arif menyebut kegiatan ini didukung banyak pihak, termasuk tenaga profesional kesehatan mata, agar layanan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kacamata gratis untuk para siswa dan guru

Rangkaian kegiatan terdiri dari pemeriksaan ketajaman penglihatan (vision screening) yang didukung Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Pengurus Daerah DKI Jakarta, konsultasi kesehatan mata, serta pembagian kacamata gratis.

Sasarannya cukup luas. Selain siswa dan guru, alumni SMAN 37 Jakarta dari berbagai angkatan juga bisa ikut memeriksakan mata.

Bagi siswa, pemeriksaan mata berguna untuk menemukan gangguan penglihatan sejak dini. Gangguan seperti ini kerap membuat siswa tidak nyaman dan sulit berkonsentrasi saat belajar. Siswa yang membutuhkan lalu mendapat kacamata sesuai hasil pemeriksaan.

Guru dan alumni juga mendapat layanan yang sama, yakni pemeriksaan mata dan kacamata sesuai kebutuhan.

Turut hadir Kepala Divisi Sosial IKASMAN 37 Nova Harvian Paloh, Global Service Team District Coordinator Wenni Arsianty, Kepala SMAN 37 Jakarta beserta para guru, dan Ketua Komite Sekolah Bobby. Pengurus IKASMAN 37, alumni berbagai angkatan, serta perwakilan orang tua siswa juga datang.

Sementara IKASMAN 37 merupakan ikatan alumni SMA 37 Jakarta. Para alumninya kini berkiprah di berbagai bidang, antara lain Staf Ahli BKPM Iwan Suryana, Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kemhan RI Laksda TNI Supo Dwi Diantara, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio, serta pakar teknologi Abdul Satar.

Ke depan, IKASMAN 37 ingin kegiatan serupa terus berlanjut bersama Lions Indonesia Distrik 307B1 dan IKA3790, supaya kehadiran organisasi alumni makin terasa bagi almamater dan masyarakat. Semangat itu sejalan dengan semboyan IKASMAN 37, “Bersatu, Bersaudara, Bahagia, Bersama.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *