JATINANGOR — Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) akan menggelar Homecoming Festival IKA Unpad 2026 di Kampus Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sabtu (19/9/2026).
Digelar dalam rangkaian Dies Natalis ke-69 Universitas Padjadjaran, kegiatan ini akan mempertemukan alumni lintas generasi, mulai dari baby boomers, Generasi X, milenial, hingga Generasi Z.
Mengusung semangat “Kembali ke Jatinangor, Kembali ke Jati Diri”, Homecoming Festival dirancang tidak sekadar sebagai ajang reuni, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan antara alumni dan kampus serta mendorong kolaborasi yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat.
Sekretaris Jenderal IKA Unpad Yhodhisman Soratha mengatakan, alumni dan universitas memiliki hubungan yang tidak berhenti setelah masa perkuliahan berakhir.
“Alumni dan kampus sesungguhnya tidak pernah benar-benar terpisah. Alumni adalah bagian dari perjalanan panjang sebuah universitas, sementara kampus adalah tempat di mana banyak perjalanan hidup alumni bermula,” ujar Yhodhisman dalam keterangannya, Senin (15/9/2026).
Menurut dia, Homecoming Festival diharapkan dapat menjaga hubungan tersebut tetap produktif sehingga kampus dan alumni dapat tumbuh bersama dan memberikan manfaat yang lebih luas.Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof Rizky Abdulah.
Menurut Rizky, alumni memiliki peran penting dalam memperluas jejaring universitas, membuka peluang kolaborasi, serta memperkuat reputasi dan daya saing Unpad di tingkat nasional maupun global.
“Alumni bukan hanya bagian dari sejarah Unpad, tetapi juga mitra yang ikut menentukan langkah universitas ke depan,” kata Rizky.
Ruang Pertemuan Lintas Generasi
Festival Director Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Edwin Irvanus mengatakan, salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah membuka ruang dialog antargenerasi.
Menurut Edwin, masing-masing generasi alumni datang dari pengalaman, tantangan, dan cara pandang yang berbeda.
“Menjahit harmoni beberapa generasi tentu tidak mudah. Setiap generasi memiliki pengalaman, bahasa, referensi, dan tantangannya sendiri. Justru karena itulah mereka perlu dipertemukan,” ujar Edwin.
Ia mengatakan, generasi yang lebih senior dapat berbagi pengalaman dan memberikan dukungan, sementara generasi muda membawa perspektif dan gagasan baru.
Dialog antargenerasi itu tidak hanya berlangsung melalui forum formal. Panitia juga menyiapkan kegiatan sosial, olahraga, aktivitas mahasiswa, hingga ruang kolaborasi bisnis.
Sejumlah Agenda Sepanjang Hari
Homecoming Festival akan berlangsung sepanjang hari dengan sejumlah kegiatan yang dapat diikuti alumni maupun pengunjung.
Rangkaian acara antara lain Penanaman dan Adopsi Pohon di Alumni Garden, Career Talk bersama alumni Gen Z Unpad, Pentas Seni, Bazar UMKM dan Unit Usaha Unpad, Kampus Kompas TV, kompetisi Mobile Legends, serta Golf Friendly Match.
Kegiatan penanaman dan adopsi pohon di Alumni Garden menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya Unpad mewujudkan Green Campus.
Panitia juga akan memperkenalkan Dana Abadi Universitas Padjadjaran yang diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan dan memberikan kesempatan pembelajaran yang lebih baik bagi mahasiswa.
Selain itu, IKA Unpad bekerja sama dengan sejumlah lembaga sosial untuk menyediakan ruang bagi alumni yang ingin menyalurkan donasi kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Yhodhisman mengatakan, pihaknya ingin Homecoming Festival meninggalkan dampak yang tidak berhenti ketika acara selesai.
“Kami tidak ingin orang pulang dari Homecoming Festival hanya membawa foto reuni dan cerita tentang konser yang seru,” ujar Yhodhisman.
Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan kolaborasi baru, dukungan terhadap pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, serta manfaat bagi masyarakat.
Dewa 19 hingga Bernadya Tampil di Jatinangor
Puncak Homecoming Festival IKA Unpad 2026 akan diisi Jatinangor Music Fest.

Tiga musisi lintas generasi, yakni Dewa 19, Maliq & D’Essentials, dan Bernadya dijadwalkan tampil dalam acara tersebut.
Pemilihan ketiga penampil itu juga dinilai mencerminkan pertemuan lintas generasi dalam Homecoming Festival. Musik mereka memiliki basis pendengar dari periode yang berbeda, mulai dari alumni senior hingga mahasiswa dan alumni muda.
Berbeda dari sejumlah kegiatan reuni alumni pada umumnya, musisi dari kalangan alumni Unpad tidak secara khusus ditempatkan sebagai penampil utama.
“Kali ini alumni cukup menikmati,” kata Edwin.
Homecoming Festival dan Jatinangor Music Fest juga tidak hanya diperuntukkan bagi alumni Unpad. Mahasiswa, keluarga alumni, komunitas, serta masyarakat umum dapat mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan.
Bagi IKA Unpad, kepulangan alumni ke Jatinangor diharapkan bukan hanya menjadi kesempatan mengenang masa kuliah, melainkan juga momentum untuk kembali mengambil peran bagi almamater dan masyarakat.