Sempat Hampir Pailit, Presiden Prabowo Sebut Garuda Indonesia Berhasil Diselamatkan

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, (14/8)/ (Foto: Tangkapan layar YouTube TV Parlemen).

JAKARTA — Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia yang sebelumnya membukukan kerugian secara beruntun serta dibayangi ancaman kepailitan kini resmi berhasil diselamatkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengungkapkan, sebelum langkah penyelamatan dilakukan, armada penerbangan BUMN tersebut sempat mengalami kelumpuhan operasional akibat puluhan unit armada penerbangan yang terpaksa tidak dioperasikan (grounded).

“Garuda Indonesia yang hampir dipailitkan, yang pesawatnya puluhan pesawat di-grounded, tidak bisa mereka perbaiki, kini kita berhasil reaktivasi pesawat-pesawat yang grounded,” ujar Prabowo.

Melalui program penataan ulang operasional armada, pemerintah berhasil mengembalikan kelayakan terbang puluhan armada yang sempat mangkrak tersebut secara bertahap.

Baca juga: Prabowo Akui Janji Beri Istirahat Menteri Belum Terealisasi: “Janji Tinggal Janji”

“Pada bulan Juni 2026, total pesawat yang berhasil kita reaktivasi bertambah 20 pesawat, sehingga menjadi 140 pesawat,” sambung dia.

Proyeksi Pemulihan Finansial dan Target Untung 2027

Lebih lanjut, Presiden menyinggung perjalanan panjang kondisi keuangan Garuda Indonesia yang selama kurun beberapa tahun belakangan harus berjuang di tengah keterpurukan neraca keuangan.

Kendati demikian, berkat upaya pemulihan (recovery) struktur bisnis yang berjalan progresif, entitas maskapai pelat merah tersebut kini berpeluang besar mencetak perbaikan tren finansial dan membalikkan keadaan menjadi profitabel.

Namun, ia tidak memungkiri bahwa dinamika geopolitik global sempat memengaruhi akselerasi proyeksi keuntungan yang telah disusun pemerintah.

Baca juga: Puji Kinerja MA dan MK, Presiden Prabowo Soroti Kecepatan Layanan Yudikatif

“Garuda Indonesia yang sudah sekian tahun rugi, sekarang sudah ada harapan untuk kembali untung. Kalau kemarin tidak terjadi perang di Timur Tengah, sesungguhnya bulan Juli ini Indonesia sudah untung. Kita sekarang berharap di awal tahun 2027 mereka sudah mulai untung,” imbuh Prabowo.

Baca juga: Presiden Prabowo Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Reformatif Tembus 6 Persen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *