JAKARTA – PKB menanggapi usulan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang ingin pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming memimpin Indonesia selama dua periode.
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan usulan tersebut justru menimbulkan hambatan yang mengkhawatirkan di masyarakat.
“Fokus kita adalah mensukseskan Pak Prabowo. Kalau ada yang mau dua periode atau pikiran-pikiran lain di luar itu, saya justru melihatnya akan membuat hambatan-hambatan di pendapat publik,” kata Jazilul dalam pernyataannya, Senin (22/6/2026).
Menurut Jazilul, usulan itu terlalu maju karena pemerintahan Prabowo-Gibran baru berjalan kurang dari dua tahun. Publik saat ini lebih menginginkan program-program yang telah dijanjikan dapat tercapai terlebih dahulu.
“Karena apa? Publik itu menginginkan hari ini apa yang menjadi program hari ini tercapai targetnya. Kalau berpikir dua, dua periode saya pikir kemajon (terlalu maju),” ujarnya.
Jazilul mengaku heran dengan munculnya wacana dukungan dua periode yang tiba-tiba digaungkan. Ia berharap periode pertama kepemimpinan Prabowo-Gibran dapat berjalan lancar dan tuntas sesuai janji kampanye.
“Ya tentu, menurut saya itu nggak ada angin, nggak ada hujan, kok bicara soal dua periode? Saya nggak, nggak, nggak ngerti itu, itu urusan urusan siapa yang menyampaikan,” ujar Jazilul.
“Tetapi maksud saya pemerintah masyarakat hari ini ingin periode yang sedang berjalan ini semua tuntas, apa yang menjadi program, janji-janji di dalam kampanye kemarin, dan pemerintah juga bisa menyuguhkan kesejahteraan, kemajuan ekonomi untuk rakyat. Saya pikir itu yang menjadi prioritas,” tambahnya.
Sebelumnya, Jokowi disebut meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawal kelanjutan kepemimpinan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Arahan itu dikaitkan dengan upaya membantah narasi adanya “matahari kembar” di pemerintahan.
Ketua DPP PSI Bestari Barus menyampaikan, “Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode.”
Bestari menambahkan bahwa Jokowi juga menitip pesan untuk menjaga keharmonisan internal serta terus mendukung pasangan Prabowo-Gibran.