Tekan Ketergantungan Botol Plastik di Sekolah, Ikatan Alumni SMAN 37 Resmikan Fasilitas Water Purifier

Ki-ka: Direktur PAM Jaya Anugerah Esa, Anggota DPRD DKI Fraksi Partai Nasdem Nova Paloh, dan Kepala Sekolah SMAN 37 Lilik Setyoharyanti saat peresmian fasilitas Water Purifier di SMAN 37 Jakarta. (Dok. IKASMAN 37 Jakarta)

JAKARTA – Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKASMAN37) bersama SMAN 37 Jakarta dan PAM Jaya meresmikan fasilitas Water Purifier untuk seluruh warga sekolah. Peresmian ditandai dengan penandatanganan piagam peresmian dan penggunaan perdana fasilitas air minum siap konsumsi yang berlokasi di lingkungan SMAN 37 Jakarta.

Acara peresmian dihadiri oleh Sekretaris Umum IKASMAN37 Dudi Hermawan, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta yang juga Alumni dan Pengurus IKASMAN37 Nova Paloh, Direktur Strategi dan Bisnis PAM Jaya Anugrah Esa, Kepala SMAN 37 Jakarta Lilik Setyoharyanti, Ketua Komite Sekolah, para guru, alumni, serta siswa-siswi SMAN 37 Jakarta.

Mewakili Ketua Umum IKASMAN37 Boy Rafli Amar, Dudi menyampaikan bahwa pengadaan Water Purifier merupakan bentuk nyata kepedulian alumni terhadap kesehatan dan kenyamanan warga sekolah. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan akses air minum yang aman, sehat, dan mudah dijangkau oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

“Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan akses air minum yang aman, sehat, dan mudah dijangkau oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan,” ujar Dudi dalam keterangan resmi IKASMAN 37 tersebut.

Sementara itu, Nova Paloh menyoroti pentingnya langkah konkret dalam mengurangi timbulan sampah plastik di Jakarta. Ia berharap, kehadiran Water Purifier dapat mengurangi volume sampah yang terus meningkat.

“Kehadiran Water Purifier di sekolah diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap botol plastik sekali pakai sekaligus membangun budaya baru yang lebih ramah lingkungan melalui kebiasaan membawa tumbler,” ujar Nova dalam keterangan resmi tersebut.

Kepala SMAN 37 Jakarta, Lilik Setyoharyanti menyampaikan apresiasi atas dukungan para alumni yang terus berkontribusi bagi kemajuan sekolah. Ia pun berharap kualitas lingkungan belajar bisa meningkat dengan kehadiran Water Purifier ini.

“Keberadaan Water Purifier sejalan dengan berbagai upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan mendukung program menuju Sekolah Adiwiyata,” ujar Lilik.

Direktur Strategi dan Bisnis PAM Jaya, Anugrah Esa, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PAM Jaya dalam mendukung kesehatan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.

“Kami mengajak seluruh warga sekolah membiasakan konsumsi air putih yang cukup, serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah tersedia agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Anugrah Esa.

Peresmian Water Purifier ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara alumni, sekolah, pemerintah daerah, dan BUMD dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, berkelanjutan, dan peduli terhadap isu lingkungan.

Melalui program ini, SMAN 37 Jakarta diharapkan tidak hanya menghasilkan generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *