PAPUA — Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan melancarkan aksi penyerangan secara brutal terhadap para pekerja proyek pembangunan jalan dari PT SHJ pada Senin (3/8/2026) dini hari.

Insiden terorisme berdarah di kawasan Papua Pegunungan tersebut mengakibatkan sedikitnya lima orang pekerja meninggal dunia.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Tri Purwanto, mengonfirmasi keberadaan aksi penembakan fatal yang menimpa para pekerja infrastruktur tersebut.

“Benar, ada insiden penembakan yang menewaskan para pekerja PT SHJ dan saat ini sedang dilakukan proses evakuasi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi detail serta motif di balik penyerangan tersebut.

Personel aparat keamanan gabungan masih terus melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian sekaligus memperketat pengamanan demi menjamin keselamatan warga di sekitar area konflik.

Pekerja Proyek Infrastruktur Kembali Jadi Target

Tragedi ini semakin memperpanjang rentetan aksi kekerasan yang dilancarkan kelompok teroris bersenjata di wilayah Papua Pegunungan. Para pekerja yang tengah merampungkan proyek-proyek strategis infrastruktur kerap berada di posisi rentan dan menjadi sasaran empuk aksi teror di kawasan rawan konflik.

Bagi warga setempat, peristiwa penembakan pada dini hari tersebut bukan sekadar deretan angka statistik korban jiwa. Aksi kekerasan ini menyisakan trauma mendalam, rasa mencekam, serta memicu keraguan publik mengenai efektivitas jaminan perlindungan keselamatan bagi warga sipil yang sekadar bekerja mencari nafkah demi pembangunan daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *