JAKARTA — Analis komunikasi politik Hendri Satrio, yang akrab disapa Hensa, melontarkan kecurigaan terkait motif di balik beredarnya video pernyataan tokoh senior Amien Rais yang sempat viral.
Setelah sebelumnya mengapresiasi sikap tenang Seskab Teddy Indra Wijaya, kini Hensa menyoroti kemungkinan adanya kepentingan pihak tertentu di balik isu tersebut.
Hensa menduga narasi yang dilemparkan Amien Rais ke ruang publik bukan sekadar letupan spontan, melainkan ada desain besar untuk memengaruhi konstelasi politik saat ini demi keuntungan pihak tertentu.
“Apakah ada yang order ke Amien Rais supaya isu ini naik ke permukaan? sehingga konstelasi yang tadinya hanya riak-riak ini menjadi sebuah kejelasan yang akhirnya berimbas pada keuntungan-keuntungan orang yang punya kepentingan,” ujar Hensa dalam keterangannya, Senin (4/5).
Hensa menyayangkan substansi pembicaraan dalam video tersebut yang dinilainya terlalu jauh menyentuh ranah pribadi.
Menurutnya, isu semacam itu seharusnya tidak menjadi konsumsi khalayak luas jika tidak dibarengi dengan bukti yang valid dan kuat secara hukum.
“Saya melihatnya apa yang disampaikan Pak Amien ini sebetulnya ranah privasi yang jangan disampaikan di publik, kecuali dia memang punya hal-hal yang bisa memperkuat itu,” tegas pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI tersebut.
Ia mengingatkan bahwa melempar isu sensitif yang bersifat pribadi ke publik tanpa dasar yang jelas hanya akan menciptakan kegaduhan yang tidak produktif dan merugikan iklim demokrasi.
“Pada saat hal-hal private disampaikannya di ruang publik dan ini menjadi tudingan-tudingan tidak mendasar ujungnya bisa jadi isu-isu liar,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hensa merasa gaya komunikasi dan materi yang dibahas dalam video tersebut sangat tidak identik dengan sosok Amien Rais yang selama ini dikenal sebagai tokoh bangsa.
Ia menilai ada ketidakwajaran ketika seorang tokoh sekaliber Amien Rais harus masuk ke dalam pusaran isu yang dianggap remeh.
“Jadi harusnya memang itu enggak muncul dari seorang Amien Rais sih,” kata Hensa.
Ketidakwajaran itulah yang kemudian memicu spekulasi dalam benaknya mengenai adanya pesanan atau perintah dari pihak luar agar isu tersebut sengaja diangkat ke permukaan.
“Makanya ketika saya bilang itu mungkin ada orderan, itu ya pikiran nakal aja. Karena saya pikir masa sih Amien Rais sampai ngurusin gituan,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Sikap Seskab Teddy yang Tidak Reaktif Hadapi Video Viral Amien Rais Patut Diapresiasi