JAKARTA — Pengamat politik Hendri Satrio menilai keterlibatan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam menyampaikan pengerahan lima pesawat TNI AU untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menunjukkan koordinasi pemerintah berjalan.

Hal itu terlihat dari postingan Instagram Sekrerariat Kabinet yang diunggah Jumat, (21/8/2026).

“Lima pesawat diterbangkan tentu menunjukkan pemerintah bekerja dan koordinasinya ada, meski mungkin tidak bisa menyenangkan hati seluruh masyarakat,” kata Hensa kepada wartawan.

Menurut dia, Teddy cukup efektif memperlihatkan bahwa pusat pemerintahan ikut mengawal penanganan karhutla, meski urusan teknis tetap berada di tangan kementerian, lembaga, dan aparat terkait.

Hensa pun menyelipkan sindiran bahwa apa yang dilakukan pemerintah sebenarnya merupakan standar yang memang seharusnya diterima masyarakat.

“Kalau sumber daya negara tersedia dan kemudian dipakai saat dibutuhkan, itu kabar baik. Walaupun ya, memang begitu seharusnya fungsi sumber daya negara,” ujarnya.

Sebelumnya, Teddy menyampaikan lima pesawat TNI AU diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat penanganan karhutla.

Secara keseluruhan, pemerintah menyebut 52 pesawat telah dikerahkan di enam provinsi rawan karhutla, baik untuk patroli, operasi modifikasi cuaca maupun water bombing.

Hensa mengatakan penyampaian informasi yang konkret seperti jumlah armada dan wilayah operasi tetap penting karena membuat publik memiliki ukuran yang lebih jelas terhadap respons pemerintah.

Menurut dia, komunikasi semacam itu akan lebih bermakna apabila terus disertai perkembangan mengenai kondisi lapangan.

“Publik tentu perlu tahu apa yang sudah dikerjakan pemerintah. Tapi setelah jumlah pesawat diumumkan, yang berikutnya ditunggu ya hasilnya,” ujar Hensa.

Menurut Hensa, langkah tersebut memberi pemerintah kesempatan membuktikan bahwa koordinasi yang terlihat di tingkat pusat benar-benar menghasilkan perubahan di lapangan.

“Kalau akhirnya karhutla terkendali, berarti koordinasinya bukan hanya terlihat rapi di berita, tetapi memang bekerja. Itu yang lebih penting,” kata dia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *