JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mendukung usulan agar pemilihan legislatif (pileg) digelar lebih dahulu sebelum pemilihan presiden (pilpres).

“Ya, menurut saya bagus ya. Ini kan kembali ke sistem lama, ketika kemudian pilpres didahului oleh pileg,” kata Herman di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

“Sehingga kemudian perspektif untuk pelaksanaan pilpres itu menggunakan terhadap hasil pileg pada saat itu,” lanjut dia.

Menurut Herman, praktik serupa sudah pernah diterapkan. Ia mencontohkan penyelenggaraan pemilu pada 2004 dan 2009.

“Di pemilu sebelumnya 2009 ya pileg dulu baru pilpres. Kemudian di 2004 juga pileg dulu baru pilpres. Kemudian pernah juga bersamaan di 2014, 2019, juga 2024 bahkan bersamaan gitu,” ucapnya.

Herman menambahkan, Partai Demokrat sebelumnya juga pernah memperjuangkan skema tersebut.

“Saya kira Demokrat merasa bahwa dulu juga memperjuangkan seperti ini, bahwa tiket untuk pilpres itu sebaiknya adalah hasil pileg pada saat itu,” ucapnya.

Dengan pola ini, masyarakat dinilai dapat lebih fokus memilih wakil rakyat saat pileg, kemudian mencurahkan perhatian pada calon presiden dan wakil presiden saat pilpres.

“Mengenai durasi waktu ya, nanti masukannya apakah tiga bulan, empat bulan setelah pelaksanaan pileg, tentu itu nanti kita dalami kembali,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *