JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berlangsung penuh keakraban, seperti pertemuan keluarga. Menurutnya, kedua tokoh tersebut tetap dekat meski jarang bertemu.
“Jadi intinya adalah kami tetap seperti keluarga, jauh di mata, tetapi selalu dekat di hati,” kata Puan usai memimpin rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Puan meminta agar tidak ada lagi pihak yang mencoba memecah belah atau menganggap seolah-olah keduanya tidak akrab setelah pertemuan itu berlangsung.
Presiden Prabowo datang ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9), untuk bertakziah dan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Prabowo berhalangan hadir saat pemakaman mendiang Guruh, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno sekaligus adik Megawati.
Selain menyampaikan duka cita dan penghormatan kepada keluarga yang ditinggalkan, Prabowo dan Megawati juga sempat berbincang mengenai bangsa dan negara. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana silaturahmi.
“Dari fotonya kan kelihatan akrab banget lah,” kata Puan.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.