JAKARTA – Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) melihat Presiden Prabowo Subianto memahami situasi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Menurutnya, hal tersebut jelas terlihat saat sang presiden berpidato di acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026, Rabu (24/6/2026). Saat menutup pidatonya, Prabowo sempat meminta doa restu dan juga meminta kepada rakyat untuk percaya terhadap pemimpin dan pemerintah Indonesia.
“Percayalah kepada pemimpin mu, percayalah kepada pemerintah mu. Tidak ada niat lain, kami ingin lihat rakyat kita senyum, kami ingin lihat rakyat kita sejahtera. Tidak ada niat lain saudara-saudara,” kata Prabowo dalam pidatonya.
Hensa berpendapat, Prabowo seperti ingin menyampaikan kepada rakyat kalau ia pun memahami kepercayaan masyarakat kepada pemerintahannya sedang menurun.
Tak hanya itu, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini melihat kalau Prabowo ingin meyakinkan masyarakatnya bahwa kabinetnya benar-benar bekerja untuk rakyat.
“Ini kan harusnya menjadi pertanyaan, kenapa Pak Prabowo sampai perlu menyampaikan hal tersebut kepada publik? Saya melihatnya, Pak Prabowo paham kini kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya sedang menurun, sehingga ia perlu meyakinkan masyarakat untuk kembali mempercayai kerja-kerja kabinetnya,” ujar Hensa kepada wartawan.
Ia pun berpendapat, penutup Prabowo yang menyerukan “Indonesia Bangkit” menandakan bahwa presiden menyadari Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan dan membutuhkan semangat kebangkitan bersama dari seluruh rakyat.
Tak hanya itu, seruan “Indonesia Bangkit” itu juga mencerminkan upaya Prabowo untuk membangun optimisme di tengah kondisi yang diakuinya belum sepenuhnya baik.
“Kalimat ‘Indonesia Bangkit’ bukan sekadar slogan, melainkan ajakan agar seluruh elemen bangsa bahu-membahu mengatasi berbagai masalah yang ada,” imbuh Hensa.
Menurut Hensa, pidato penutup Prabowo tersebut juga menjadi sinyal bagi para menteri untuk segera menunjukkan hasil kerja nyata di lapangan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kabinet Prabowo akan sangat ditentukan oleh kemampuan mereka dalam mengatasi berbagai isu yang saat ini membuat masyarakat resah.
“Sekarang seperti ini, mampu enggak menteri-menteri Prabowo kembalikkan kepercayaan publik terhadap pemerintah? Dan juga, bisa enggak bersama-sama mewujudkan ‘Indonesia Bangkit’ yang diucap pak Prabowo di pidato itu? Karena pak Presiden meyakini Indonesia akan bangkit, harusnya menteri-menteri terus serius tunjukkan kinerjanya ke publik,” pungkas Hensa.(*)