JAKARTA — Di tengah hiruk-pikuk kalkulasi nama-nama besar, analis komunikasi politik Hendri Satrio justru mengingatkan bahwa Pilpres 2029 menyimpan potensi kejutan dari figur-figur yang selama ini berada di luar orbit kekuasaan utama. Tiga nama disebut Hensa sedang aktif mencari peluang: Anies Baswedan, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Ketua DPD RI Sultan Najamudin.

“Ketiga nama ini sedang mengintip-intip cari lubang kesempatan,” ujar Hensa kepada wartawan.

Masing-masing, menurut Hensa, datang dengan modal yang berbeda namun sama-sama relevan untuk diperhitungkan menjelang kontestasi tiga tahun ke depan.

Anies Baswedan menjadi yang paling dikenal publik di antara ketiganya. Mantan Gubernur DKI Jakarta dan calon presiden di Pilpres 2024 itu dinilai masih memiliki basis pemilih yang loyal dan terorganisir. Meski sempat kalah di putaran sebelumnya, Hensa melihat loyalitas pendukung Anies sebagai aset yang tidak mudah terkikis waktu.

Purbaya Yudhi Sadewa tampil dengan karakter berbeda. Nama yang dikenal luas di kalangan ekonom dan teknokrat ini disebut Hensa memiliki kredensial kebijakan yang kuat.

Sementara Sultan Najamudin, sebagai Ketua DPD RI, membawa dimensi keterwakilan daerah yang selama ini kerap menjadi variabel penting namun sering diabaikan dalam peta politik nasional.

Hensa mengingatkan bahwa seluruh skenario ini baru akan relevan dalam satu kondisi.

“Ini hanya berlaku bila Pak Prabowo enggak maju lagi. Kalau 08 maju lagi, hampir pasti semuanya berebut merapat ke Pak Prabowo,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *