Prabowo Ingatkan Masyarakat Bersiap Hadapi Masa Sulit Akibat Perang di Timur Tengah

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA – Prabowo Subianto mengingatkan seluruh rakyat Indonesia agar bersiap menghadapi masa sulit yang dipicu oleh perang di Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco di Aceh, Senin (9/3/2026).

“Kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan. Kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita harus berani mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah akan tegas dan berani menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Ia juga menyatakan rasa syukur karena Indonesia memiliki kekuatan besar untuk mengatasi situasi ini.

“Kita punya kekuatan yang besar. Tapi juga saya harus jujur kepada seluruh rakyat, dan saya akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” sambungnya.

Prabowo menjelaskan bahwa konflik di Timur Tengah telah menyebabkan goncangan di seluruh dunia, termasuk dampak yang dirasakan Indonesia meskipun berada jauh dari lokasi pertempuran.

Ia kembali menekankan pentingnya keterbukaan dan kesiapan bersama menghadapi kesulitan itu.

“Tetapi hari ini saya merasa bangga, bahwa kita sekali lagi, NKRI, di mana Tentara Nasional Indonesia adalah salah satu pilar utama, telah membuktikan kepada seluruh rakyat, bahwa TNI adalah tentara rakyat,” imbuh Prabowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *