Prabowo Tekankan Pendidikan Gratis di Sekolah Negeri Mulai dari Taman Kanak-Kanak

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan Presiden Prabowo Subianto menekankan komitmen penyediaan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri, bahkan dimulai sejak jenjang taman kanak-kanak.

Hal tersebut disampaikan Mu’ti usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

“Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan persnya.

Selain memperluas akses pendidikan, kata dia, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Presiden mengarahkan agar kualitas guru terus diperkuat melalui berbagai program pelatihan yang pembiayaannya diupayakan dapat dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Asta Cita yang keempat Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Mu’ti.

Kebijakan serupa juga berlaku bagi madrasah negeri yang berada di bawah Kementerian Agama. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan prinsip layanan pendidikan gratis pada sekolah negeri juga diterapkan pada madrasah negeri.

“Apa yang berlaku di sekolah itu juga berlaku di madrasah di bawah Kementerian Agama untuk madrasah negeri,” ujar Nasaruddin.

Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, pemerintah tengah menghitung kebutuhan pembiayaan dan menyiapkan tahapan pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan Presiden ingin program tersebut terwujud secepat mungkin, dengan pelaksanaan yang mempertimbangkan kesiapan anggaran dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

“Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung,” ucap Brian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *