JAKARTA – Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ini sudah menunjukkan sikap melawan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan terkait potensi Gibran menjadi lawan Prabowo pada pemilihan presiden 2029.
“Menurut saya, Gibran sudah melawan Prabowo sekarang,” katanya, dikutip dari Youtube Hendri Satrio Official, Selasa (8/9/2026).
Syahganda mencontohkan kunjungan kerja Gibran ke Papua yang menurutnya menimbulkan kesan seolah Presiden Prabowo kurang bertanggung jawab.
“Dia berusaha (mendekati) masyarakat yang kurang puas terhadap pemerintah. Gibran mencoba mengimbangi, ditambah Jokowi yang ke daerah-daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syahganda mengusulkan agar Prabowo mulai mencampakkan Gibran dengan cara dilengserkan melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
“Usul saya, disingkirkan saja. Tanpa wakil presiden saja. Presiden RI yang sekarang, karakternya juga karismatik,” tuturnya.
Ia berharap setelah Gibran keluar dari lingkaran kekuasaan, mantan Presiden Joko Widodo bisa bertarung secara fair pada Pilpres 2029.
Syahganda juga menyebut tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto kemungkinan mencapai 70 persen. Menurutnya, kehadiran Gibran justru menurunkan angka tersebut.
“Gibran ini yang membuat hancur. Kalau Gibran tidak ada, Prabowo Subianto mungkin 74 persen. Usul saya jelas, Gibran disingkirkan,” ucapnya.