JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengingatkan para taruna Akademi Militer (Akmil) untuk tidak sekadar menunggu peluang datang dalam membangun karier. Ia mendorong mereka agar lebih proaktif meningkatkan kompetensi dan mencari kesempatan pengembangan diri.
Pesan tersebut disampaikan Teddy saat memberikan pembekalan kepada lebih dari 1.600 taruna Akmil tingkat I, II, dan III pada 13 Juli 2026. Cuplikan materi pembekalan itu kemudian diunggah melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, pada Senin (20/7/2026).
Menurut Teddy, keberhasilan karier tidak ditentukan oleh satu faktor saja. Memperkaya pengalaman, pendidikan, dan kemampuan khusus akan memperbesar peluang seseorang mendapatkan jabatan atau penugasan strategis.
“Semua tadi memang tidak menjamin karier kamu akan pasti bagus. Tapi, semua tadi akan memperbesar peluang kamu untuk bisa dipilih dan terpilih dalam hal-hal jabatan atau kesempatan yang strategis. Nggak ada ruginya,” ujar Teddy.
Ia pun mendorong para taruna membangun fondasi karier sejak usia muda dengan melengkapi riwayat hidup, memperdalam keahlian, serta memanfaatkan setiap kesempatan pendidikan dan penugasan.
“Saya minta semuanya bangun fondasi karier kamu. Lengkapi riwayat hidupmu. Lengkapi spesialisasi kamu. Di usia kamu 22 sampai 30 tahun, coba saja semuanya,” katanya.
Teddy juga menyarankan para taruna memanfaatkan peluang mengikuti pendidikan singkat di luar negeri, melanjutkan studi hingga jenjang magister dan doktoral, serta menguasai bahasa asing. Ia pun membagikan pengalamannya sendiri yang kini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Kalau bisa S1, setelah itu S2. Saya sekarang sedang doktoral S3 di ITB, sekarang semester tiga,” ujarnya.
Selain kompetensi akademik, Teddy menekankan pentingnya membangun jejaring profesional sejak dini. Ia membagikan tips sederhana saat bertemu tokoh yang dikagumi, yaitu memperkenalkan diri dengan percaya diri dan menjaga kontak mata.
“Setiap kau salaman sama orang, tokoh ataupun siapa pun yang kamu kagumi, jangan nunduk. Tatap matanya, salaman yang benar, perkenalkan diri. Percayalah, suatu saat ada manfaatnya,” katanya.
Menurutnya, pengakuan dan reputasi baik akan menjadi modal penting bagi perwira.
“Semuanya ini akan bagus kalau kamu banyak dikenal dan dikenal baik oleh orang-orang,” ujarnya.
Di sisi lain, Teddy mengingatkan para taruna untuk menjaga hubungan baik sesama rekan setelah dilantik menjadi perwira. Ia meminta mereka meninggalkan perselisihan dan dendam yang mungkin timbul selama masa pendidikan.
“Setelah jadi perwira, saya minta nggak ada lagi yang musuhan sama temennya. Nggak ada yang jelek-jelekin temennya. Jangan ada dendam. Jangan ada sakit hati. Sudah, itu masa lalu,” katanya.
Menutup pembekalannya, Teddy mengajak para taruna untuk berani melakukan hal-hal di luar kebiasaan jika ingin meraih hasil luar biasa.
“Jangan hanya duduk nunggu kesempatan datang. Kamu cari, kamu usahakan kesempatan itu sebanyak mungkin. Yang paling penting, kalau Anda mengharapkan hasil-hasil yang istimewa, kerjakanlah hal-hal yang di luar kebiasaan,” tandas Teddy.