Pramono Anung Janji Terus Lanjutkan Proyek Gubernur Sebelumnya, Apa Saja?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan di acara Executive Breakfast Meeting IKA Fikom Unpad bertajuk Riah Riuh Komunikasi, Senin (26/1/2025). (Dok. Rujakpolitik,com)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan menyelesaikan berbagai program serta proyek infrastruktur yang telah dirintis oleh para pendahulunya demi kemajuan ibu kota.

“Saya mengatakan bahwa saya akan melanjutkan hal-hal baik dari seluruh gubernur yang ada dan secara konsisten saya lakukan,” kata Pramono ujar Pramono dalam acara Executive Breakfast Meeting IKA Fikom Unpad bertajuk “Riah Riuh Komunikasi”, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2025).

Salah satu langkah nyata yang sedang dilakukan adalah penataan Jalan HR Rasuna Said. Proyek monorail yang mangkrak selama 21 tahun di kawasan tersebut kini mulai dibongkar dengan pemotongan tiang-tiangnya. Pramono optimis, pada September mendatang, wajah jalan tersebut akan berubah signifikan.

“Monorail yang sudah 21 tahun di jalan Rasuna Said sekarang sudah mulai dipotong dan nanti saya yakin bulan September pasti akan jauh berbeda karena jalan Rasuna Said mudah-mudahan bisa seperti jalan Sudirman-Thamrin,” ujarnya.

Selain itu, Pramono baru saja melakukan groundbreaking untuk menyatukan kawasan Ancol dengan Jakarta International Stadium (JIS) melalui pembangunan jembatan penghubung dan infrastruktur pendukung. Upaya ini bertujuan mengatasi masalah utama di JIS, yaitu keterbatasan lahan parkir.

“Yang kedua adalah yang kemarin saya lakukan, saya melakukan ground breaking untuk menyatukan Ancol dan JIS. Termasuk kemudian KRL ke JIS mudah-mudahan bulan Maret ini sudah bisa dan hampir saudara-saudara sekalian nonton sepak bola atau nonton konser sudah bisa menggunakan KRL sampai dengan di JIS. Karena problem utama di JIS adalah masalah parkir. Dengan disambungkan sekarang dengan Ancol, maka nanti di JIS, semua parkir mobil tidak lagi di JIS atau motor tidak lagi di JIS, tetapi di Ancol,” jelas Pramono.

Ia menambahkan bahwa kapasitas parkir di Ancol mencapai 10.000 mobil, bahkan lebih banyak untuk kendaraan roda dua. Dengan integrasi ini, JIS dan Ancol diharapkan menjadi kawasan baru yang vital bagi masa depan Jakarta.

“Parkir bisa 10.000 mobil kalau untuk motor pasti lebih dari itu. Sehingga demikian JIS dan Ancol betul-betul akan menjadi harapan baru untuk masa depannya Jakarta. Dan untuk itu kami membangun untuk bahwa apapun yang tadi monorail yang bangun Bang Yos (Sutiyoso) kalau JIS ini kan dibuat oleh Mas Anies, maka saya lanjutkan itu,” tuturnya.

Tak hanya infrastruktur transportasi, Pramono juga menyelesaikan persoalan warisan lama dari era Basuki Tjahja Purnama (Ahok). Ia menyebut Rumah Sakit Sumber Waras telah rampung penyelesaiannya dan kini diajukan menjadi proyek strategis nasional (PSN) untuk dikelola sebagai rumah sakit internasional oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Nah apa dengan Ahok, sumber waras? Alhamdillah sumber waras sudah selesai. Saya sudah mengajukan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi rumah sakit yang dikelola oleh pemerintahan DKI Jakarta tetapi rumah sakit internasional, menjadi PSN proyek strategis nasional,” pungkas Pramono.

Dengan pendekatan ini, Pramono berupaya menuntaskan berbagai isu lama sambil membangun fondasi baru bagi Jakarta yang lebih terintegrasi dan nyaman bagi warganya.(jsn/sid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *