IDAHO — Sebuah insiden menegangkan melanda gelaran pertunjukan dirgantara Gunfighter Skies Air Show di Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home, Idaho, Amerika Serikat, pada Minggu (17/5/2026).

Dua jet tempur peperangan elektronik jenis EA-18G Growler milik Angkatan Laut AS (US Navy) terlibat tabrakan di udara (mid-air collision) hingga jatuh terempas ke tanah.

Peristiwa yang disaksikan oleh ribuan pasang mata penonton itu seketika mengubah jalannya festival dirgantara.

Acara yang sedianya digelar sebagai perayaan kembalinya pertunjukan udara pangkalan tersebut setelah absen selama delapan tahun, berubah menjadi kepanikan masif dalam hitungan detik.

Berdasarkan keterangan para saksi mata dan rekaman video yang beredar, insiden ini terjadi sekitar pukul 12.30 siang waktu setempat, tepat pada hari terakhir dari rangkaian festival yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.

Kronologi Benturan dan Ledakan

Dua jet tempur canggih tersebut mulanya terlihat tengah melakukan manuver formasi dalam kecepatan rendah. Namun, kedua moncong atau badan pesawat mendadak saling berbenturan.

Pascatabrakan, kedua armada tempur itu kehilangan daya angkat secara simultan lalu menghantam daratan.

Dampak hantaman memicu ledakan bola api berukuran besar dan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi di area sekitar dua mil sebelah barat laut pangkalan militer.

Meskipun kehancuran total menimpa kedua unit pesawat tempur, mukjizat terjadi karena seluruh kru udara dilaporkan selamat dari maut.

Sebanyak empat personel militer, yang terdiri atas seorang pilot dan seorang perwira peperangan elektronik dari masing-masing pesawat, berhasil mengaktifkan kursi lontar (eject) secara tepat waktu. Mereka mendarat di permukaan tanah dengan selamat menggunakan parasut sesaat sebelum badan jet menghantam bumi.

“Kami melihat ada empat parasut yang mengembang dengan baik. Seluruh kru berhasil melontarkan diri. Mereka berada satu mil di sebelah selatan dari titik kepulan asap,” ujar narator acara di hadapan para pengunjung melalui pengeras suara.

Melalui pengumuman tersebut, sang narator juga mengimbau seluruh penonton yang hadir untuk segera mengosongkan jalur dan memberikan ruang gerak bagi tim penyelamat.

Sersan Satu Antwain Hanks dari Angkatan Udara AS kemudian mengonfirmasi adanya insiden kecelakaan pesawat tersebut ke media.

Pangkalan Militer Diberlakukan “Lockdown”

Unit penanggulangan darurat pangkalan, termasuk tim pemadam kebakaran dan tim medis penyelamat, langsung digerahkan menuju lokasi jatuhnya awak pesawat serta sebaran puing-puing bangkai jet.

Pihak otoritas militer memastikan keempat kru telah dievakuasi dalam kondisi aman tanpa mengalami luka yang mengancam nyawa.

Segera setelah kecelakaan terjadi, manajemen Pangkalan Udara Mountain Home langsung menerapkan status penutupan wilayah sementara waktu (lockdown).

Pihak pangkalan juga meminta masyarakat umum serta pengunjung menjauhi batas area steril demi kelancaran evakuasi dan pengamanan material sensitif pesawat.

Dampak dari peristiwa ini, seluruh sisa agenda kedirgantaraan Gunfighter Skies Air Show resmi dibatalkan.

Hingga berita ini diturunkan, investigasi komprehensif guna mengungkap penyebab pasti insiden tabrakan udara dua jet bernilai tinggi tersebut sedang diusut oleh dewan penyidik militer Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *