Moskow — Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan kunjungan kerja ke Moskow, Rusia, pada Senin (13/4/2026), setelah menggelar pertemuan panjang selama lima jam bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin. Pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis di bidang energi dan kerja sama industri.
Berangkat Jelang Tengah Malam
Prabowo bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (12/4/2026) jelang tengah malam menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan keberangkatan tersebut dan mengonfirmasi agenda utama kunjungan adalah pertemuan langsung dengan Putin.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 12 jam, Prabowo tiba di Bandara Vnukovo-2, Moskow, pada Senin (13/4/2026) pukul 07.45 waktu setempat.
Pertemuan Dimulai Sore
Pertemuan resmi di Istana Kremlin dimulai sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Rangkaian pertemuan diawali dengan sesi bilateral antara delegasi kedua negara selama dua jam, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara Prabowo dan Putin selama tiga jam. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, di mana Putin mengapresiasi secara langsung kunjungan Prabowo ke Moskow.
Dalam sesi makan siang bersama yang turut digelar, kedua pemimpin juga membahas sejumlah perkembangan geopolitik global terkini. Pertemuan baru rampung sekitar pukul 22.00 waktu setempat, dan Putin secara langsung mengantar kepulangan Prabowo hingga ke kendaraannya.
Apa Saja yang Disepakati?
Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan, pertemuan itu menghasilkan beberapa poin kesepakatan konkret.
- Kerja sama ESDM jangka panjang, mencakup ketahanan energi di sektor minyak dan gas, serta pengembangan hilirisasi industri
- Kerja sama ekonomi dan perdagangan, termasuk sektor pertanian dan industri
- Kerja sama antariksa dan farmasi, sebagai bidang baru yang disepakati untuk dikembangkan
- Undangan Putin kepada Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan pada Mei dan pameran industri besar pada Juli mendatang
Menteri Luar Negeri Sugiono yang turut mendampingi Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Rusia berkomitmen meningkatkan kerja sama yang sudah terjalin, mengingat Rusia merupakan mitra strategis penting bagi Indonesia.
Kelima Kalinya Bertemu dalam Setahun
Pertemuan ini bukan yang pertama antara keduanya. Teddy menyebut Prabowo dan Putin telah bertemu sebanyak lima kali dalam berbagai kesempatan selama setahun terakhir, dengan pertemuan terakhir sebelumnya berlangsung di Moskow pada Desember 2025. Intensitas pertemuan ini, menurut Teddy, mencerminkan kedekatan hubungan bilateral yang makin mendalam antara kedua negara.
Lanjut ke Paris Temui Macron
Usai menuntaskan pertemuan di Moskow, Prabowo langsung melanjutkan lawatan diplomatiknya ke Eropa. Ia tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam pukul 23.50 waktu setempat untuk dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.