JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Banyak hal dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Banyak sekali. Banyak sekali ya. Hampir kurang lebih pertemuan dua jam banyak yang didiskusikan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3).

Prasetyo menjelaskan, Prabowo dan Megawati juga saling bertukar pandangan. Mereka berbagi pengalaman sebagai pemimpin negara.

“Banyak yang saling bertukar pandangan karena bagaimanapun kan Ibu Mega juga pernah menjadi wakil presiden, pernah juga menjadi presiden, tentunya memiliki pengalaman-pengalaman,” jelasnya.

Prasetyo mengakui, memang di setiap kepemimpinan memiliki tantangan yang berbeda. Namun, setiap pemimpin pasti memiliki misi untuk memajukan bangsa.

“Tetapi sebagai seorang pemimpin tentu baik sekali untuk bisa saling memberikan masukan dan berbagi pengalaman demi kemajuan bangsa dan negara kita,” ujar dia.

Prasetyo tak membantah saat disinggung soal salah satu materi yang dibahas dalam pertemuan itu adalah kondisi geopolitik.

“Iya,” kata Prasetyo mengonfirmasi.

Pertemuan antara Prabowo dan Megawati itu berlangsung pada Kamis (19/3) lalu. Momen kehangatan mereka terekam kamera: Saat Megawati menaiki tangga, tangannya bersandar pada Prabowo. Saat menuruni tangga, tangan berpegang pada Prabowo.

Prabowo duduk di sofa, bersebelahan dengan Megawati. Wajah Prabowo tersenyum.

Di seberang Prabowo-Megawati, duduk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad—Ketua Harian Partai Gerindra dan Puan Maharani—anak Megawati yang menjadi Ketua DPR dan Ketua DPP PDIP.

Prabowo pun membagikan momen tersebut.

“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” kata Prabowo melalui media sosialnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan suasana pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara. Hasto mengatakan hal itu merupakan pertemuan teman lama.

Hasto menyebut, meski pertemuan di Istana tersebut merupakan agenda formal kenegaraan, suasananya terasa sangat cair. Bahkan, Megawati sendiri menganggap pertemuannya dengan Prabowo sebagai ajang silaturahmi dua orang sahabat yang sudah lama saling mengenal.

“Ibu Megawati Soekarnoputri sudah bertemu dengan Bapak Presiden Prabowo beberapa hari yang lalu. Bahkan pertemuan dikatakan oleh Ibu Mega sebagai pertemuan ‘teman lama’,” kata Hasto dalam konferensi pers di Gedung B Kantor DPP PDIP, di Menteng, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Hasto menambahkan, durasi pertemuan yang cukup lama di Istana tersebut dimanfaatkan kedua tokoh bangsa untuk berdiskusi mendalam. Keduanya tidak hanya bernostalgia, namun juga membahas berbagai persoalan strategis yang tengah dihadapi bangsa dan negara saat ini.

“Pertemuannya berlangsung sangat akrab, membahas berbagai persoalan bangsa dan negara,” jelas Hasto.

Bagi PDIP, pertemuan tersebut merupakan manifestasi dari jati diri bangsa yang mengedepankan dialog dan musyawarah. Lebih lanjut, Hasto juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan silaturahmi Megawati dengan para mantan presiden lainnya di momen Idulfitri 1447 H.

“Esensi Lebaran bagi Megawati adalah semangat persaudaraan yang bersifat universal,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo menerima kunjungan Megawati Soekarnoputri. Prabowo mengatakan pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa.

“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” kata Prabowo dalam keterangan di akun Instagramnya, Kamis (19/3).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *