Prabowo Jadi Mediator AS-Israel dengan Iran

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya menjadi mediator antara Amerika Serikat dan Iran di tengah eskalasi konflik yang memanas.

Pernyataan itu muncul pasca-serangan udara gabungan AS dan Israel yang menghantam sejumlah target di Iran, termasuk memicu ledakan di Teheran.

Melalui Kementerian Luar Negeri, Indonesia menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mengutamakan jalur diplomasi.

“Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan memprioritaskan dialog dan diplomasi,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri di X.

“Pemerintah Indonesia menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi dialog guna memulihkan kondisi keamanan yang kondusif. Jika disetujui oleh kedua belah pihak, Presiden Indonesia siap untuk melakukan perjalanan ke Teheran untuk melaksanakan mediasi,” tambah pernyataan itu.

Serangan AS-Israel itu terjadi pada Sabtu lalu, menargetkan situs-situs militer Iran. Ledakan terdengar di distrik Pasteur, Teheran, yang dekat dengan kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Otoritas Iran langsung mengerahkan pengamanan ketat di ibu kota.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi tersebut melalui video, dengan tujuan menghilangkan ancaman mendesak. Sementara militer Israel memperingatkan warga sipil Iran untuk menjauhi fasilitas militer guna menghindari korban jiwa.

Serangan ini disebut sebagai hasil perencanaan bersama AS dan Israel selama berbulan-bulan, di tengah ketegangan regional yang terus meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *