JAKARTA – Wacana redenominasi rupiah kembali mencuat ke permukaan setelah pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Pembahasan mengenai pengubahan nilai mata uang dari Rp1.000 menjadi Rp1 itu dinilai oleh sebagian kalangan tidak hanya menyangkut aspek administratif, melainkan juga berpotensi menimbulkan efek psikologis bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Ekonom Ferry Latuhihin angkat bicara mengenai isu ini dalam sebuah siniar di kanal YouTube Hendri Satrio Official yang tayang pada Senin (17/11/2025).
Menurut Ferry, wacana redenominasi rupiah sebenarnya bukan barang baru, melainkan telah bergulir sejak belasan tahun silam.
Simak selengkapnya dalam video berikut.