WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan program khusus bernama FIFA Prioritized Appointment Scheduling System atau “FIFA PASS” yang memberikan kemudahan bagi pemegang tiket resmi Piala Dunia 2026 untuk mendapatkan jadwal wawancara visa lebih cepat di kedutaan dan konsulat AS di seluruh dunia.
Pengumuman ini disampaikan Trump pada Senin (17/11/2025) di Gedung Putih, didampingi Presiden FIFA Gianni Infantino.
“Saya telah mengarahkan pemerintahan saya untuk melakukan segala hal agar Piala Dunia 2026 menjadi sukses, melebihi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saya pikir ini akan menjadi yang terbaik. Dan kami sedang mencetak rekor penjualan tiket,” ujar Trump.
Menurut Trump, Departemen Luar Negeri dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sedang bekerja keras agar penggemar sepak bola dari berbagai negara dapat menjalani proses pemeriksaan yang tepat namun tetap lancar untuk memasuki wilayah Amerika Serikat.
Sementara itu, Gianni Infantino menyambut baik inisiatif tersebut. Ia memperkirakan antara lima hingga sepuluh juta orang akan datang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan langsung Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
“Dengan FIFA Pass ini, kami dapat memastikan bahwa mereka yang membeli tiket dan merupakan penggemar sepak bola yang sah, dapat datang dan menghadiri Piala Dunia dalam kondisi terbaik, mulai dari mendapatkan visa hingga masuk ke negara ini untuk menikmati pertandingan,” kata Infantino.
Infantino juga menyebutkan bahwa sekitar enam miliar orang diperkirakan akan menyaksikan Piala Dunia 2026 melalui siaran langsung di seluruh dunia, sementara satu miliar orang lainnya diproyeksikan menyaksikan acara pengundian grup pada 5 Desember mendatang di Kennedy Center, Washington.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan bahwa pihaknya telah menambah lebih dari 400 petugas konsuler di berbagai kedutaan untuk menangani lonjakan permohonan visa terkait Piala Dunia. Penambahan ini secara efektif menggandakan jumlah petugas di sejumlah negara tertentu.
“Kabar baiknya sekarang adalah sekitar 80 persen dunia dapat memperoleh janji dalam 60 hari. Dulu bisa memakan waktu, setengah tahun atau lebih,” ujar Rubio.
Ia menegaskan bahwa kepemilikan tiket pertandingan tidak otomatis menjadi visa masuk AS. FIFA PASS hanya mempercepat jadwal wawancara, bukan meniadakan proses pemeriksaan keamanan.
“Jadi saran kami kepada semua orang adalah, jika Anda memiliki tiket untuk salah satu pertandingan, Anda perlu mendaftar. Jika belum, lakukan sesegera mungkin, jangan tunggu menit terakhir. Tiket Anda bukan visa. Ini tidak menjamin masuk ke AS. Ini menjamin Anda mendapatkan janji wawancara yang dipercepat,” tambah Rubio.
“Perbedaannya hanya kami memindahkan mereka lebih cepat dalam antrean. Tapi saran saya untuk semua orang di seluruh dunia, jika Anda berniat datang ke pertandingan, Anda harus memiliki tiket. Anda perlu mendaftar. Daftar secepatnya,” tutup Rubio.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara tuan rumah sekaligus dan mempertandingkan 48 tim peserta.