JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melanjutkan rangkaian lawatan luar negerinya ke Davos, Swiss, setelah menyelesaikan agenda kunjungan kenegaraan serta pertemuan bilateral di Inggris. Di sana, Kepala Negara akan menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 dan menyampaikan pidato kunci di hadapan para pemimpin dunia.
“Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis di akun Instagram resmi @Sekretariat.kabinet, Minggu (18/1/2026).
Selain menyampaikan pidato kunci, Presiden Prabowo juga akan menggelar dialog strategis dengan para CEO perusahaan global terkemuka dalam rangkaian kegiatan WEF tersebut.
“Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” ungkap Teddy.
Kunjungan ke Swiss ini menjadi bagian lanjutan dari perjalanan luar negeri yang diawali di Inggris. Prabowo berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu (18/1/2026) menggunakan pesawat kepresidenan.
Pidato khusus (special address) Presiden Prabowo di WEF dijadwalkan berlangsung pada Kamis (22/1/2026) pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET). Dalam sesi tersebut, ia akan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.
World Economic Forum merupakan pertemuan tahunan bergengsi yang digelar sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ini mempertemukan para pemimpin negara, pelaku bisnis, ekonom, akademisi, serta pakar untuk membahas tantangan ekonomi global saat ini dan proyeksi ke depan. Penyelenggaranya adalah organisasi non-pemerintah dan think tank yang berbasis di Cologny, dekat Jenewa, Swiss.
Pada WEF tahun ini, sejumlah pemimpin dunia lain juga dijadwalkan menyampaikan pidato khusus, antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Sebelum ke Davos, di Inggris Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Keir Starmer untuk membahas sejumlah kerja sama strategis.
“Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” kata Teddy.
Selain itu, Presiden juga akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah bersama sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya.
Sebelum keberangkatan, Presiden Prabowo sempat bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Halim Perdanakusuma untuk membahas laporan perkembangan informasi terkini di tanah air.