JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Salah satunya adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, yang tak lain merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan pengajuan tersebut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026). Pengajuan ini menyusul surat pengunduran diri Deputi Gubernur BI Juda Agung.

“Ada beberapa nama yang dikirimkan, salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah Pak Wamenkeu atas nama Pak Thomas Djiwandono,” ujarnya di Istana, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Prasetyo tidak merinci identitas dua calon lainnya yang diajukan bersama Thomas. Ia hanya menekankan bahwa proses ini merupakan tindak lanjut atas kekosongan jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, maka kemudian harus dilanjutkan dengan proses mengisi jabatan yang ditinggalkan,” ucapnya.

Selanjutnya, Komisi XI DPR RI akan menjalankan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap ketiga calon tersebut sebelum penetapan akhir.

Thomas Djiwandono sendiri telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak dilantik Presiden RI ke-7 Joko Widodo pada Rabu (18/7/2024). Ia merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur BI era Presiden Soeharto, dan Biantiningsih Miderawati, kakak kandung Prabowo Subianto.

Lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972, Thomas memulai karier sebagai wartawan magang di Majalah Tempo (1993) dan Indonesia Business Weekly (1994). Ia juga pernah bekerja sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong.

Pada 2006, ia bergabung dengan Arsari Group milik pamannya Hashim Djojohadikusumo sebagai Deputy CEO perusahaan agrobisnis tersebut.

Di ranah politik, Thomas aktif di Partai Gerindra, pernah menjadi calon anggota legislatif di Kalimantan Barat, serta menjabat Bendahara Umum Partai Gerindra. Ia juga berperan penting dalam logistik Koalisi Merah-Putih saat Pilpres 2014 yang mengusung pasangan Prabowo-Hatta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *