JAKARTA – Analis komunikasi politik Hendri Satrio yang akrab disapa Hensa meminta pemerintah segera bertindak tegas terhadap polemik bandara yang mencuat terkait Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, yang belakangan menjadi sorotan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Polemik ini mencuat setelah Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan kekhawatirannya terkait keberadaan bandara tersebut yang diduga beroperasi tanpa kehadiran perangkat atau aparat negara, sehingga berpotensi mengancam kedaulatan wilayah udara dan ekonomi Indonesia.

Menurut Hensa, keberadaan bandara tersebut harus segera diklarifikasi dan ditindak jika terbukti melanggar tata aturan bernegara.

“Itu bandara PT. IMIP harus segera diklarifikasi, dan bila benar melanggar tata aturan bernegara ya harusnya segera ditindak,” tegas Hensa kepada wartawan.

Hensa menilai ada dua hal yang saat ini menjadi perdebatan publik. Pertama, apakah bandara tersebut diresmikan oleh mantan Presiden Joko Widodo atau tidak. Meski begitu, terlepas dari diresmikan oleh Jokowi atau tidak, ia menyarankan agar pemerintah bubarkan saja jika memang terbukti terjadi pelanggaran.

“Kan ada dua hal yang saat ini menjadi perdebatan, pertama apakah bandara itu diresmikan oleh Jokowi atau tidak diresmikan oleh Jokowi, meski pun hal terpenting adalah bubarkan saja jika terbukti pelanggaran,” kata Hensa.

Kedua, apakah yang terjadi di sana itu benar seperti yang dikatakan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terkait dengan bandara itu. Oleh karena itu, pemerintah harus segera mengambil tindakan terkait persoalan bandara tersebut.

“Kedua, dan menjadi hal utamanya adalah jangan sampai kemudian yang dikatakan oleh Menteri Sjafrie Sjamsoeddin itu kejadian, jadi memang negara harus segera turun tangan, menindak itu dan kemudian memberikan hukuman yang memang sesuai dengan aturan undang-undang sehingga tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Lebih jauh, Hensa tak ragu menyatakan bahwa PT IMIP bisa dibubarkan jika terbukti melakukan pelanggaran berat.

Menurutnya, masyarakatnya pun akan setuju dengan pembubaran PT IMIP jika memang terbukti melakukan pelanggaran hal berat.

“Kalau kemudian ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh PT IMIP, yaa silahkan pemerintah membubarkan PT IMIP,” kata Hensa.

“Dan saya yakin bila PT IMIP sudah mengganggu stabilitas dan harga diri bangsa, pasti rakyat Indonesia setuju PT IMIP dibubarkan,” katanya.

Ia berharap pemerintah juga meminta aparat penegak hukum turun tangan jika terdapat indikasi korupsi dalam kasus ini.

“Jadi kita tunggu aksi dari pemerintah dan kita dukung aksi pemerintah terhadap penertiban PT IMIP supaya kecerobohan atau keteledoran yang menguntungkan PT IMIP ini tidak lagi terjadi,” kata Hensa.

“Dan lagi-lagi, aparat harus turun tangan, kalau memang ada indikasi korupsi ya KPK harus turun tangan, harus dijaga harkat dan martabat negeri ini, titip negara ini Pak Prabowo,” pungkas Hensa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *