JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan pesan tegas Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh jajaran: jaga integritas sampai ke tulang dan jangan pernah sentuh korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan menjelaskan bahwa dua prinsip itu bukan sekadar nasihat biasa, melainkan nilai inti yang wajib dipegang erat oleh semua pegawai BGN, baik di pusat maupun hingga ke daerah.

“Sebelum saya bergabung dengan Pak Presiden Subianto, saya hanya diberi pesan dua dan saya kira ini relevan untuk Anda semua, yang membantu saya itu adalah Pak Presiden, hanya menitipkan dua hal, satu merah putih di dada dan tidak boleh korupsi,” kata Dadan saat sosialisasi regulasi kepegawaian di BGN, Jumat (27/2/2026), dikutip dari keterangan pers.

Ia mengingatkan bahwa kewenangan yang dimiliki para pejabat di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di daerah jangan sampai disalahgunakan demi kepentingan pribadi atau keuntungan cepat.

“Jadi mohon Anda semua, karena menjadi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) memiliki kewenangan di daerah,” ujarnya.

Dadan menekankan perlunya pola pikir jangka panjang dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa ketimbang kepentingan pribadi.

“Jangan gunakan kewenangan itu untuk mengambil keuntungan sesaat, kita harus berpikir jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga meminta para pimpinan, termasuk Kepala Biro SDMO dan Sekretaris Utama BGN, untuk bertindak tegas tanpa kompromi terhadap indikasi penyimpangan sekecil apa pun.

Menurut Dadan, calon pegawai yang antre ingin bergabung ke BGN jauh lebih banyak ketimbang harus mempertahankan orang yang sudah bermain curang.

“Jangan ragu-ragu kalau ada yang tercium bermain kecil saja, saya kira buang saja karena masih banyak orang yang mau,” tegas Dadan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *