Momen Kehangatan Presiden Prabowo Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Organisasi Islam di Istana

Presiden RI Prabowo Subianto bersalaman dengan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Zaitun Rasmin saat acara buka puasa bersama di Istana Merdeka, Kamis (5/3). (Foto: Biro Setpres)

JAKARTA — Di tengah dinamika global yang terus bergulir, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar agenda silaturahmi bersama para kiai, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama Islam.

Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026), dengan diawali agenda buka puasa bersama.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, @prabowo, Kepala Negara membagikan potret suasana akrab di meja bundar.

Tampak hadir Rais Aam Nahdlatul Ulama, K.H. Miftachul Achyar; Ketua Umum Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir; serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), K.H. Anwar Iskandar.

“Berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3),” tulis Prabowo dalam takarir unggahannya.

Selain membagikan momen kebersamaan tersebut, mantan Menteri Pertahanan ini juga menyelipkan pesan hangat bagi masyarakat Indonesia yang tengah menunaikan kewajiban di bulan suci Ramadan 1447 H.

“Selamat berbuka puasa bagi saudara-saudara yang menjalankan,” lanjutnya.

Dialog Strategis di Halaman Istana

Pertemuan ini bukan sekadar jamuan makan malam biasa, melainkan menjadi wadah strategis untuk mendiskusikan berbagai persoalan bangsa.

Para tokoh agama diajak bertukar pikiran mengenai perkembangan dinamika geopolitik global yang saat ini tengah menjadi pusat perhatian dunia.

Sebanyak 121 pemimpin umat yang terdiri atas ulama dan pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia hadir di halaman tengah Istana Merdeka.

Kehadiran para tokoh dari berbagai pelosok negeri ini mempertegas pentingnya peran ulama dalam menjaga stabilitas nasional di tengah situasi dunia yang tidak menentu.

Komitmen Menjaga Silaturahmi

Melalui pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi serta menjaga hubungan silaturahmi dengan para ulama dan pimpinan organisasi keagamaan.

Hal ini dipandang sebagai fondasi penting dalam menjalankan pemerintahan yang inklusif dan mendengarkan aspirasi umat.

Suasana di Istana Merdeka sore itu menggambarkan bahwa bulan suci Ramadan 1447 H juga menjadi momen sarat dengan nuansa kebersamaan dan semangat gotong royong.

Sinergi antara pemerintah dan ulama diharapkan dapat terus terjaga demi kepentingan persatuan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *