JAKARTA — Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai banyaknya program Presiden Prabowo Subianto perlu diimbangi kerja serius para pembantu presiden agar hasil kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Prabowo programnya banyak, semoga hasilnya ada dan dampak programnya berkualitas bagus,” tulis Hendri Satrio melalui akun X @satriohendri, Jumat (13/2/2026).
Hendri, yang akrab disapa Hensa, menekankan bahwa tantangan pemerintahan bukan semata membuat program, melainkan memastikan program tersebut menghasilkan dampak positif bagi publik.
“Bikin dan meluncurkan program itu mudah, beneran deh… tapi akankah berdampak positif buat rakyat banyak? Nah belum tentu,” ujarnya.
Karena itu, ia mengingatkan para pembantu Presiden Prabowo untuk bekerja lebih serius.
“Program Pak Prabowo banyak, jadi anak buahnya, para pembantunya harus kerja dengan serius,” kata Hensa.
Dalam pandangannya, para pembantu presiden juga perlu menahan diri untuk tidak meramaikan ruang publik dengan perdebatan atau saling komentar terkait kebijakan pihak lain.
Ia menyinggung polemik yang sempat menyedot perhatian publik, salah satunya perdebatan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dengan Menteri KP Sakti Wahyi Trenggono, sebagai contoh adu pernyataan yang bergulir di ruang publik.
“Jangan berisik saling komen-komen kebijakan, program pak Prabowo itu banyak dan butuh kerja ekstra untuk mewujudkannya,” kata dia.
Hensa meminta para pembantu presiden kembali fokus pada bidang kerja masing-masing dan tidak memindahkan perdebatan ke ranah publik.
“Kalau komen-komen ribut-ribut di media sosial, di ruang publik, nanti rakyat menilainya pembantu Pak Prabowo lebih sibuk komen-komen kerjaan orang lain, bukan sibuk fokus menyelesaikan, membantu Prabowo mengerjakan program-programnya dia,” ujar Hensa.
Ia menegaskan bahwasannya kabinet Prabowo ini harus memberikan dampak positif terhadap program-program yang sudah dibuat.
“Jadi intinya, pembantunya tuh stop berisik, stop perang kata-kata, fokus berikan dampak terbaik, dampak positif buat program-program Prabowo,” pungkasnya.(*)