JAKARTA — Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.

Divisi ini ditujukan untuk mewadahi dan memperkuat kegiatan usaha para alumni, sekaligus mendorong perputaran ekonomi di lingkungan alumni.

Ketua Umum IKA SMAN 37 Jakarta Komjen (Purn) Boy Rafli Amar mengatakan, pembentukan divisi UMKM merupakan bentuk dukungan alumni terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang kerap disebut “Prabowonomics”.

Menurut dia, penguatan jejaring UMKM alumni berpotensi memperluas dampak kesejahteraan, tidak hanya bagi anggota organisasi, tetapi juga bagi masyarakat di Indonesia.

“Bila seluruh ikatan alumni SMA-SMA di Jakarta dan Indonesia membentuk divisi UMKM, maka niscaya alumni menjadi lebih sejahtera, dan Indonesia juga ekonominya terbantu menjadi lebih sejahtera,” ujar Boy Rafli saat peluncuran divisi UMKM IKA SMAN 37 di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026).

Ketua Divisi Humas IKA SMAN 37 Jakarta Debbie Dahlia menambahkan, saat ini IKA SMAN 37 telah menaungi hampir 100 pelaku UMKM dari kalangan alumni.

Ia menyebut, omzet usaha yang tergabung berada pada kisaran Rp 10 juta hingga Rp 100 juta per bulan.

“Ini sudah hampir 100 UMKM di SMA 37 yang tergabung dan dirangkul IKA SMAN 37, dan omsetnya jadi melonjak dari 10 hingga 100 juta per bulan, jadi bayangkan saja pergerakan ekonominya jadi luar biasa,” kata Debbie.

Peluncuran divisi UMKM tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh alumni yang tergabung dalam IKA SMAN 37, antara lain Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksda Supo Dwi Antara, analis komunikasi politik Hendri Satrio, Anggota DPRD DKI Jakarta Nova Havrian Paloh, serta musisi Katon Bagaskara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *