JAKARTA – Indonesia dan Mesir sepakat memperkuat kerja sama di bidang industri pertahanan, termasuk peningkatan kapasitas lewat pendidikan dan latihan bersama.

Kesepakatan itu diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataan bersama dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu.

“Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama khususnya di bidang industri pertahanan dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan latihan-latihan bersama serta pertukaran kunjungan antara pimpinan dan para pakar kita,” kata Prabowo.

Prabowo menuturkan, pertahanan menjadi salah satu bidang yang dibahas dalam pertemuan kedua kepala negara untuk mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

Tak hanya pendidikan dan latihan bersama, kedua negara juga sepakat mendorong pertukaran kunjungan para pimpinan dan pakar pertahanan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut berterima kasih kepada Pemerintah Mesir yang telah menyediakan fasilitas bagi kapal-kapal TNI Angkatan Laut. Kapal-kapal tersebut tengah bertugas dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan Timur Tengah.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap dukungan Mesir dalam membantu dan memberi fasilitas kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut kita yang bertugas menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah,” ujar Prabowo.

Di luar pertahanan, Indonesia dan Mesir juga menyepakati penguatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, kelautan dan perikanan, serta pendidikan.

Untuk sektor ekonomi, kedua negara mendorong pembentukan Perjanjian Kemitraan Ekonomi atau Economic Partnership Agreement (EPA). Perjanjian ini diharapkan membuka akses pasar dan peluang investasi yang lebih luas.

Indonesia dan Mesir juga menyambut baik rencana pembentukan Dana Investasi Bersama (Joint Investment Fund) untuk membiayai proyek-proyek strategis.

Sementara di sektor kelautan dan perikanan, kerja sama akan mencakup pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pemberantasan penangkapan ikan ilegal, hingga pertukaran pengetahuan dan keahlian.

Kerja sama pendidikan pun bakal diperluas, antara lain melalui pertukaran mahasiswa, kemitraan antaruniversitas, dan riset bersama.

Prabowo juga mengapresiasi tawaran Mesir untuk menambah kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, khususnya di bidang kedokteran, teknik, dan sains.

Menurut Prabowo, rangkaian kesepakatan ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk mempererat kemitraan strategis yang memberi manfaat nyata bagi Indonesia dan Mesir.

“Kesepakatan-kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Mesir,” kata Prabowo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *