JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengaku datang ke penutupan Muktamar Ke-35 PBNU karena antusias menyambut Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu) yang berlaku seumur hidup.
“Saya terkesan, saya memenuhi janji saya, karena saya mendapat telepon berapa hari yang lalu, berita dari Gus Yahya, ‘kartu anggota sudah ada’. Makanya saya datang,” ujar Prabowo saat menghadiri penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Pidato Prabowo disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Ia menjelaskan, keputusan menghadiri penutupan Muktamar baru diambil setelah Kartanu untuknya siap.
Prabowo menegaskan, janji harus dipegang. Karena itu, ia hadir di acara penutupan tersebut.
Ia juga mengaku terkesan dengan tulisan “anggota seumur hidup” yang tertera pada Kartanu miliknya.
“Saya datang karena janji harus dipegang. Begitu saya dapat, saya putuskan saya hadir. Terima kasih ini kehormatan besar bagi saya. Dan ini ada luar biasa lagi, di bawahnya disebut anggota seumur hidup ini luar biasa ini,” imbuhnya disambut tawa.
Sebelumnya, Prabowo sempat menagih kartu anggota Nahdlatul Ulama (NU) kepada Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada pembukaan Muktamar ke-35 NU di lokasi yang sama, Kamis (27/8/2026).
“Hanya, Gus Yahya, aku dari dulu minta kartu NU, jadi masih utang sama saya, ya,” ujarnya yang dilansir dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Prabowo bahkan menyatakan akan kembali hadir pada penutupan Muktamar ke-35 NU 31 Agustus jika kartu anggota itu sudah tersedia.
“Kalau bisa sebelum penutupan muktamar, lah, kalau gitu. Kalau penutupan (muktamar) tanggal 31 (Agustus), benar, ya? Kalau ada kartu anggota, aku datang lagi tanggal 31,” ucapnya.