BOGOR — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan pengerjaan jalur baru di kawasan Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kota Bogor, resmi memasuki tahap pelaksanaan.
Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan infrastruktur transportasi yang krusial bagi mobilitas warga di wilayah tersebut.
Kepastian mengenai dimulainya proyek strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat meninjau lokasi pembangunan.
Pemerintah Kota Bogor juga terus membangun koordinasi intensif dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat demi memastikan kelancaran proyek di lapangan.
Sebagai tahap awal pelaksanaan, proses mobilisasi seluruh peralatan berat ke lokasi pengerjaan dikabarkan telah dimulai sejak Jumat, 15 Mei 2026.
Libatkan Puluhan Warga Lokal
Selain mendatangkan alat-alat berat, proyek infrastruktur ini dipastikan akan menyerap potensi lokal. Pihak pelaksana merencanakan untuk melibatkan sekitar 15 hingga 20 warga sekitar dalam proses pembangunan jalur baru tersebut.
Jenal menerangkan bahwa keterlibatan masyarakat akan disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan, baik sebagai pekerja lapangan, operator pembantu, maupun posisi pendukung lainnya.
Terkait kebijakan ini, jajaran aparatur wilayah seperti pengurus RW, lurah, hingga camat diinstruksikan segera melakukan pendataan terhadap warga yang berminat dan memenuhi kriteria.
“Aparat wilayah harus memastikan yang bersangkutan memang siap produktif dan bekerja untuk melakukan aktivitas,” ujar Jenal seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Bogor.
Kesiapan dan produktivitas warga yang direkrut menjadi perhatian utama agar jalannya pembangunan tidak mengalami kendala teknis dan mampu memenuhi target kualitas yang ditetapkan.
Target Berfungsi Akhir Tahun demi Porprov
Pihak kontraktor pelaksana yang memenangkan tender proyek ini telah menyatakan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan jalur baru Saleh Danasasmita pada Oktober 2026.
Dengan target tersebut, akses jalan strategis ini diharapkan sudah bisa difungsikan secara normal pada akhir tahun.
Pemerintah daerah bersama unsur kecamatan, kelurahan, dan lembaga kemasyarakatan berjanji akan melakukan pengawasan secara berkala.
Selain untuk memantau progres fisik, pengawasan ini bertujuan menjaga jembatan komunikasi yang baik dengan warga terdampak di sekitar proyek.
Akses Jalan Saleh Danasasmita dinilai memiliki urgensi tinggi karena tidak hanya menjadi urat nadi mobilitas harian warga, melainkan juga menjadi jalur penunjang utama menyambut pergelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November mendatang.
Jenal menyebutkan bahwa kelancaran konektivitas menuju kawasan Pamoyanan, khususnya ke Hotel Green Forest yang menjadi salah satu arena pertandingan, kini menjadi prioritas yang diakselerasi oleh pemerintah.
Sumber: Radar Bogor