Mensesneg Sebut Pertemuan Presiden Prabowo dengan Sejumlah Tokoh Bukan Komunikasi Oposisi

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat ditemui di kediaman Presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025). (Dok. Tim Media Prabowo)

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait rangkaian pertemuan yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional belakangan ini.

Prasetyo menegaskan bahwa interaksi tersebut murni berorientasi pada kepentingan bangsa, negara, serta kesejahteraan masyarakat luas.

Menurut Prasetyo, gaya komunikasi yang dilakukan Kepala Negara mencakup berbagai format, baik yang bersifat formal maupun informal, guna menjaring aspirasi dari berbagai pihak.

“Inilah cara Bapak Presiden selama ini juga berkomunikasi. Ada yang terbuka, ada yang tertutup dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah,” kata Prasetyo di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Prasetyo juga mengklarifikasi label tokoh yang ditemui oleh Presiden. Ia meluruskan anggapan bahwa figur-figur tersebut merupakan bagian dari barisan oposisi pemerintah.

“Bukan tokoh oposisi. Tapi, beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing,” kata Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa jalinan komunikasi semacam ini memberikan dampak positif bagi jalannya roda pemerintahan.

Baca juga: Mensesneg Nilai E-Voting Usulan PDI Perjuangan Patut Dikaji

Tokoh-tokoh yang diundang pun berasal dari latar belakang keahlian yang beragam dan dipastikan tidak mewakili kepentingan partai politik tertentu.

Beberapa nama yang telah berdiskusi langsung dengan Presiden antara lain pakar riset dari BRIN hingga mantan petinggi lembaga penegak hukum.

“Tokoh parpol tidak ada. Kemarin ada tokoh kepemiluan Prof. Siti Zuhro, tokoh pemberantasan korupsi mantan Ketua KPK Bapak Abraham Samad, kemudian tokoh kepolisian mantan Kabareskrim Bapak Susno,” ujarnya.

Prasetyo memastikan agenda serap aspirasi ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. “Ada beberapa yang nanti juga akan terus kita lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain,” kata Prasetyo.

Sempat Betemu Abraham Samad

Sebelumnya, perhatian publik tersita saat Presiden Prabowo menggelar pertemuan tertutup selama lima jam bersama mantan Ketua KPK Abraham Samad di kediaman Kertanegara, Jakarta, pada Jumat (30/1).

Informasi awal mengenai pertemuan tersebut sempat diutarakan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, yang menyebut bahwa Kepala Negara bertemu dengan tokoh-tokoh oposisi pemerintah guna membahas kepentingan negara.

Namun, melalui keterangan terbaru Mensesneg, pemerintah menekankan bahwa pertemuan tersebut lebih kepada diskusi bersama pakar dan tokoh nasional yang peduli pada isu-isu strategis bangsa.

Sumber: Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *